LASSERNEWS.COM-Pekanbaru, Guna menjamin kelancaran arus lalu lintas pada malam pergantian tahun 2026, Polda Riau memetakan sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan di wilayah Kota Pekanbaru dan sekitarnya.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi 10 titik rawan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas yang menjadi prioritas pengamanan dengan menempatkan personel di lokasi-lokasi tersebut.
“Titik-titik atau sentra yang menjadi tempat kerawanan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas ada 10 titik, sudah kita mapping dan kita tempatkan personel,” ujar Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan saat meninjau Pos Pengamanan Purna MTQ, Kota Pekanbaru, Rabu (31/12/2025).
Selain itu, Polda Riau juga menetapkan tiga titik rawan kecelakaan lalu lintas, yakni di Jalan Yos Sudarso, Jalan SM Amin, dan Jalan Garuda Sakti. Kapolda menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan pengaturan lalu lintas dan pengamanan di kawasan tersebut.
Tidak hanya fokus pada aspek lalu lintas, Kapolda Riau turut menyoroti potensi ancaman bencana alam. Menyusul pembukaan pintu waduk PLTA Koto Kampar, Polda Riau telah menyiagakan personel cadangan serta peralatan khusus untuk mengantisipasi kemungkinan bencana hidrometeorologi di sepanjang Sungai Kampar hingga wilayah Pelalawan.
“Kami sudah menyiapkan personel cadangan dan peralatan khusus apabila terjadi situasi darurat hidrometeorologi. Keselamatan warga di sepanjang bantaran sungai menjadi prioritas kami,” tegasnya.
Kapolda juga mencatat terdapat sekitar 60 titik kumpul massa pada malam pergantian tahun, dengan estimasi jumlah warga mencapai 38.600 orang. Meski demikian, ia kembali menegaskan larangan terhadap pesta kembang api, konvoi kendaraan, dan balap liar yang telah disosialisasikan selama sepekan terakhir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pesta kembang api. Kita harus memiliki rasa tepa selira dan empati kepada saudara-saudara kita yang saat ini masih berjuang pulih dari bencana alam. Mari kita ganti kerumunan yang tidak perlu dengan kegiatan yang lebih bermakna,” imbau Kapolda.









