Kapoldasu: Prosentase Hewan Ternak Terpapar PMK Hanya 1,4 Persen

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram

LASSERNEWS.COM – Medan, Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Pol Drs RZ Panca Putra. S, M.Si turut hadiri rapat yang digelar, oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara, perihal percepatan penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang terjadi pada hewan ternak,di kantor Gubernur Sum.Utara, Selasa 28/6.

Dalam pertemuan itu, selain Kapolda Sumut, juga Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, TNI, Ketua MUI, Kadis Kesehatan Sum.Utara serta pejabat lainnya.

Pertemuan tersebut, Panca mengajak seluruh stakeholder untuk merapatkan barisan dari Pemda, TNI, Polri untuk antisipasi penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak agar tidak meluas.

“Rapat koordinasi ini, saya meminta untuk meningkatkan Posko PPKM di 10 Kabupaten yang terdapat kasus PKM atau penyakit mulut dan kuku. Untuk Dinas Kesehatan dan Peternakan harus siap 24 Jam mengecek dan menerbitkan surat keterangan sehat hewan ternak,” kata Panca.

Satgas yang telah dibentuk diungkap Panca, untuk aktif data hewan ternak dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta mempercepat vaksinasi terhadap hewan ternak.

“Sebelum H-3 Idul Adha tim kesehatan dari Pemda, TNI, Polri, MUI, Dinas Kesehatan, Khawatir Presentase Hewan Ternak Terpapar PMK Hanya 1,4 Persen

Dinas Peternakan akan turun di 5 wilayah memeriksa ke pasar untuk memastikan daging yang dijual itu benar-benar sehat dan layak di konsumsi,” ungkapnya.

Panca memaparkan, berdasarkan data terkini perkembangan PMK atau penyakit mulut dan kuku di Sum Utara ditemukan 11.717 kasus di 89 Kecamatan dan 244 desa yang tertular.

Untuk hewan ternak yang sembuh dari PMK sebanyak 6.594 ekor, dan hewan ternak yang sakit 5.065 ekor. Sedangkan hewan ternak yang mati karena PMK sebanyak 17 ekor serta hewan terpaksa dipotong sebanyak 41 ekor.

“Masyarakat tak usah panik dan tidak usah khawatir karena prosentase hewan ternak yang terpapar hanya 1,4.persen, dari jumlah keseluruhan hewan ternak yang ada di Sumut.

Selain kita, Pemda, TNI, Polri, akan terus memantau dan bahkan turun setiap waktu ke – Kabupaten hingga Desa untuk memastikan hewan ternak sehat serta vaksin hewan berjalan sehingga masyarakat dapat mengonsumsi dengan baik dan sehat tidak ada halangan.(NS)