HUT Kota Medan ke 432, Dedy Mauritz: Dinas PU Titik Lemah Pemko Medan

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram

LASSERNEWS.COM – Medan, Dedy Mauritz Simanjuntak, MACE, Ketua DPW MUKI Sumut yang juga Ketua Relawan Jokowi DPW Solmet Sumut angkat bicara tentang capaian kinerja Walikota Medan, berkaitan dengan Hari Ulang Tahun Kota Medan yang ke 432, yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2022.

Sebagai relawan yang juga turut mendukung Bobby Aulia pada pemilu 2020 lalu, kami bertanggungjawab untuk mengingatkan dan memberi masukan, kata Dedy

Berbagai terobosan dan pencapaian yang sudah dilakukan Walikota, patut kita apresiasi”, kata Dedy.

“Namun kita juga mau se obyektif mungkin dalam memberikan penilaian demi perbaikan di masa depan, sebagai wujud kolaborasi kita, sesuai slogan Kolaborasi Medan Berkah”Dedy menyampaikan bahwa salah satu titik lemah pemerintahan Bobby ada di Dinas PU. Ritme kerja Walikota tidak bisa di ikuti oleh jajarannya ini.

Baru kemarin Walikota kembali tegur Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan saat meresmikan patung Letjen Jamin Ginting karena kondisi areal patung yang masih harus diperbaiki.

“Warga sudah berteriak mengeluhkan kualitas pembangunan infrastruktr yang dikerjakan Dinas PU dari sejak tahun lalu, tapi Walikota kita ini sangat panjang sabar, hanya memberi teguran”

“Saya ambil contoh lain, perbaikan drainase menggunakan U Ditch di jalan Sei Belutu, meski Walikota Sidak namun setelah sidak tersebut, keluhan masyarakat tetap tidak ditindaklanjuti”

Karena putus harapan, akhirnya warga mengambil inisiatif untuk mengumpulkan dana sendiri untuk memperbaiki jembatan di depan rumah warga yang sudah dikerjakan Dinas PU. Yang rata-rata berumur pendek, karena dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spek.

“Saya ikut patungan untuk memperbaiki jembatan kami yang sudah memakan korban mulai dari mobil dan truk yang terperosok akibat jembatan yang amblas dalam beberapa hari pasca usai dikerjakan,” ketus Dedy.

Dedy yang juga Ketua DPW Majelis Umat Kristen Indonesia Provinsi Sumut menjelaskan tentang kondisi kerukunan umat beragama di Medan.

“Kami menangani beberapa kasus pelarangan beribadah di Medan, justru pemerintah dalam hal ini Lurah dan Camat yang gagal paham dalam menyikapi potensi gesekan terkait izin rumah ibadah. Mereka belum mampu menerjemahkaan visi Walikota yang menginginkan Medan kondusif.

“Semoga di Hari jadi Kota Medan, kita tidak merayakan secara seremonial dan penuh kemeriahan yang menghabiskan banyak anggaran namun lupa merefleksikan ke diri sendiri untuk perbaikan di hari ke depan”, tutup Dedy. ( Y. Mendrofa )